Site icon reasuresprint.com

Fintech untuk Bisnis Printing: Panduan Pembayaran DANA, E-Wallet dan QRIS

Ilustrasi Gambar Keuangan Digital

Dengan kemajuan teknologi sekarang kita tidak perlu lagi menggunakan tunai dalam melakukan pembayaran, kita dapat melakukan pembayaran cukup dengan membawa hp saja, sehingga pengusaha perlu mengikuti perubahan era yang terjadi. Sehingga pengusaha perlu megikuti perkembangan jaman seperti bisnis printing.

Bisnis printing mempunyai tantangan pembayaran yang unik. Produksi biasanya baru dimulai setelah desain, spesifikasi, jumlah dan pembayaran disepakati. Karena itu sistem transaksi perlu terhubung dengan sistem order.

Dengan kemajuan teknologi sekarang kita tidak perlu lagi menggunakan tunai dalam melakukan pembayaran, kita dapat melakukan pembayaran cukup dengan membawa hp saja, sehingga pengusaha perlu mengikuti perubahan era yang terjadi.

Jangan Produksi Berdasarkan Screenshot

Sebelum pesanan masuk produksi, staf harus memastikan pembayaran telah diterima. Prosedur sederhana: pelanggan mengirim nomor order, melakukan pembayaran, admin mengecek transaksi, pembayaran dicatat, lalu produksi dimulai. Cara tersebut membantu mencegah kesalahan dan bukti transaksi palsu.

Gunakan QRIS untuk Pembayaran di Counter

QRIS membuat pelanggan tidak perlu bertanya rekening bank yang digunakan. Pada merchant yang mendukungnya, pelanggan cukup menggunakan aplikasi pembayaran yang kompatibel. Hal ini sangat praktis untuk order seperti kartu nama, banner, stiker, undangan, dokumen dan kebutuhan printing cepat.

DP untuk Order Custom

Produk custom memiliki risiko lebih tinggi karena sulit dijual kepada pelanggan lain ketika pesanan dibatalkan. Karena itu percetakan dapat menetapkan DP sebelum produksi. Keterangan transaksi harus menyertakan nomor order agar pembayaran mudah ditemukan.

Rekonsiliasi Harian

Pada akhir hari, cocokkan order, invoice, QRIS, transfer bank, e-wallet dan pembayaran tunai. Selisih kecil yang dibiarkan dapat menjadi masalah besar ketika volume transaksi meningkat.

Pembayaran Supplier

Financial technology juga dapat membantu pembayaran supplier. Namun pisahkan dengan jelas pengeluaran untuk kertas, tinta, material finishing, jasa desain dan biaya operasional. Data tersebut penting untuk menghitung harga pokok produksi.

Menentukan Harga dengan Lebih Baik

Riwayat transaksi memungkinkan bisnis mengetahui biaya aktual. Misalnya satu produk dijual Rp100.000 tetapi setelah dihitung material Rp45.000, produksi Rp20.000, finishing Rp10.000 dan operasional Rp10.000. Margin sebelum biaya lain hanya Rp15.000. Data semacam ini jauh lebih penting daripada hanya mengetahui omzet.

Kesimpulan

Dengan kemajuan teknologi mengubah sistem pembayaran kita dalam sehari – hari. Kita dapat sangat membantu jika kita dapat menggunakan dan mengetahui modus penipuan yang terjadi untuk melindungi usaha kita dari kerugian.

Exit mobile version